Langsung ke konten utama

Sunyi

Ku terbangun dari tidur panjang
Menanti harapan
Namun ia tak jua datang

Ku berjalan memperhatikan sekitar
Semua terpaku pada ego mereka
Bahkan tak sadar akan adanya aku

Ku mencoba mendekat
Namun gusar yang ku rasa

Mengapakah ini?
Apakah aku tidur terlalu lama?

Aku mencoba tertidur kembali
Barang kali ini hanya mimpi
Namun, yang ku dapat hanya pilu
Inilah kenyataan

Mungkin benar aku tertidur terlalu lama
Kini ku bangun dan sunyi yang ku rasa

Mencoba kembali namun tak lagi sama
Mungkin aku belum terbiasa
Merasa sendiri dikeramaian

Di tengah sunyi yang menerpa
Ada hikmah yang terlihat
Bahwa hidup tak pernah sama

Yang sama hanya aku
Yang perlu terus belajar dari pengalaman

Bahwa hanya aku pula yang takkan meninggalkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Beautiful Mind and Split

Salah satu tugas dari mata Kuliah Psikologi Klinis yang saya dapat adalah meriview film A Beautiful Mind dan juga Split. Bagi kalian yang belum pernah menonton dan tertarik atau penasaran dengan bagaimana kehidupan dari seseorang yang mengalami gangguan psikologis, film-film ini dapat memberikan gambaran dan membuat kita semakin bersyukur akan kehidupan yang telah kita miliki.         Kedua film tersebut memiliki genre yang berbeda, A Beautiful Mind ber- genre Biografi - Drama sedangkan Split ber- genre Thriller - Psychological Horror. Meskipun begitu, kedua film tersebut sama-sama menceritakan tentang kisah perjuangan hidup seseorang yang memiliki gangguan mental. Ialah John Nash di film A Beautiful Mind, seorang matematikawan jenius yang mengalami gangguan Skizofrenia yaitu gangguan mental yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku sehingga membuat John sulit membedakan antara kenyataan dan pikirannya send...

Dia

Aku takut melawannya Ku serasa jauh lebih kecil darinya Dia datang ketika bulan dan bintang tengah berpesta Dia datang dan meruntuhkan semua harapan Harapan indah telah menjadi semu Melawannya tidak membuat ku sedih Namun, Hampir gilaku dibuatnya Dia membuat bungaku yang gagah kehilangan kelopaknya yang menawan Entah akan datang terang atau gelap Yang ku tau, Dia menggariskan jalanku Ingin ku lawan dia Namun apa daya Aku hanya debu Wahai nasib Goreslah luka yang berujung surga Jangan kau buat langit menjadi kelabu Taburkanlah biji-biji harapan Dan hidupkanlah kembali kenyataan